Ulasan Novotel Yogyakarta Airport Kulon Progo: Nyaman untuk Transit, Road Trip, atau Stay Sebelum Terbang?
Kalau mendengar kata Novotel Yogyakarta, kebanyakan orang langsung membayangkan hotel di pusat kota. Padahal sekarang ada pilihan lain yang menurut saya justru menarik, yaitu Novotel Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
Saya menginap di sini bukan
untuk staycation mewah, melainkan karena suami mengikuti event lari di kawasan
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Daripada harus berangkat dari
Kota Yogyakarta dini hari, kami memutuskan menginap semalam agar perjalanan
lebih santai.
Sekaligus, perjalanan ini
menjadi alasan untuk kembali menikmati road trip bersama Grand Civic 1990
kesayangan kami.
Setelah menginap, saya merasa
hotel ini bukan hanya cocok untuk penumpang pesawat. Ada banyak tipe wisatawan
yang menurut saya akan menikmati pengalaman menginap di sini.
![]() |
| Dok. pribadi |
Kesan Pertama: Hotel Bandara yang Tidak Terasa Terburu-buru
Jujur, sebelum datang saya
membayangkan suasana hotel transit yang sederhana. Datang malam, tidur, lalu
check-out pagi.
Ternyata kesannya berbeda.
Begitu memasuki area hotel,
suasananya terasa lebih tenang dibandingkan hotel bandara pada umumnya.
Bangunannya modern, lobi terlihat lapang, dan proses check-in berjalan cepat.
Sebagai hotel bintang empat dengan 194 kamar, Novotel juga dilengkapi restoran,
kolam renang, pusat kebugaran, spa, ballroom, hingga rooftop bar dengan
pemandangan Perbukitan Menoreh.
Bahkan sebelum masuk kamar,
saya sudah merasa perjalanan hari itu benar-benar selesai. Tidak ada lagi rasa
terburu-buru mengejar waktu.
Datang Menggunakan Grand Civic 90, Ternyata Tetap Percaya Diri
Mungkin ini terdengar unik.
Sebagian besar tamu yang saya
lihat datang menggunakan mobil baru atau kendaraan sewaan. Sementara kami
datang dengan Grand Civic 90 berwarna hijau metalik.
Sebagai pecinta mobil tua,
saya kadang masih merasa sedikit canggung ketika memasuki hotel berbintang.
Untungnya, area drop-off dan
parkir di hotel ini cukup luas sehingga akses keluar masuk terasa mudah. Saya
tidak perlu khawatir mencari tempat parkir yang sempit atau bermanuver
berkali-kali.
Buat saya yang sering road
trip menggunakan mobil tua, hal-hal seperti ini justru lebih penting daripada
sekadar desain lobi.
Kamarnya Sederhana, tetapi
Memberikan Istirahat yang Saya Cari
Saya bukan tipe orang yang
mencari kamar hotel dengan dekorasi berlebihan.
Yang saya butuhkan sebenarnya
sederhana:
·
tempat tidur yang nyaman,
·
kamar yang bersih,
·
AC dingin,
·
kamar mandi yang nyaman,
·
dan suasana yang tenang.
Semuanya saya dapatkan di
sini.
Ukuran kamar Superior sekitar
26 meter persegi sehingga masih terasa lega untuk dua orang dengan beberapa
koper. Kalau tujuanmu hanya menginap semalam sebelum penerbangan atau setelah
perjalanan jauh, menurut saya ukuran ini sudah lebih dari cukup.
Nilai Plus yang Tidak Banyak Dibahas: Pemandangan Sekitar Hotel
![]() |
| Foto diambil dari dalam kamar (dok. pribadi) |
Kalau menginap di hotel pusat
kota, pemandangan yang kita lihat biasanya deretan bangunan.
Di Novotel Yogyakarta Airport,
suasananya berbeda.
Dari beberapa area hotel, Kamu
bisa menikmati hamparan sawah dan Perbukitan Menoreh. Menurut saya, ini justru
menjadi daya tarik tersendiri karena membuat suasana terasa lebih rileks
dibanding hotel yang berada tepat di tengah keramaian kota.
Seberapa Dekat dengan Bandara YIA?
Inilah alasan utama banyak
orang memilih hotel ini.
Lokasinya hanya sekitar lima
menit berkendara dari Bandara Yogyakarta International Airport dan juga dekat
dengan stasiun kereta bandara. Hotel bahkan menyediakan layanan shuttle
terjadwal untuk memudahkan tamu menuju bandara.
Bagi saya, kedekatan ini
benar-benar terasa manfaatnya.
Kami tidak perlu bangun
terlalu pagi atau khawatir terjebak perjalanan panjang menuju bandara.
Berapa Kisaran Harga Menginap?
![]() |
| Sumber gambar: all.accor.com |
Saat saya mencari kamar,
tarifnya masih terasa masuk akal untuk hotel bintang empat.
Sebagai gambaran:
·
Superior Room umumnya berada di kisaran
Rp500.000–Rp700.000 pada hari biasa.
·
Saat akhir pekan atau musim liburan, tarif
biasanya berada di kisaran Rp700.000–Rp1.000.000.
·
Tipe Executive maupun Suite dapat mencapai
Rp900.000–Rp1,3 juta per malam, tergantung tanggal menginap dan paket yang
dipilih.
Kalau dibandingkan dengan
kenyamanan yang saya rasakan, menurut saya harganya masih sepadan.
Apa yang Paling Saya Sukai?
Ada beberapa hal yang membuat
saya ingin kembali menginap jika suatu saat ada kegiatan lagi di sekitar YIA.
Pertama, lokasinya sangat
praktis.
Kedua, hotel ini terasa lebih
seperti hotel untuk beristirahat daripada sekadar hotel transit.
Ketiga, area hotel terasa
bersih dan tertata.
Keempat, staf hotel memberikan
pelayanan yang ramah sejak kami datang hingga check-out.
Terakhir, saya menyukai
suasana tenang yang membuat tidur malam jauh lebih berkualitas.
Kekurangan yang Menurut Saya Perlu Kamu Ketahui
Supaya ulasan ini tetap
seimbang, tentu ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Kalau tujuan utama liburanmu
adalah Malioboro, Keraton, atau kawasan wisata di pusat Kota Yogyakarta, lokasi
hotel ini memang cukup jauh.
Begitu juga kalau Kamu ingin
kuliner malam dengan banyak pilihan di sekitar hotel. Kawasan Kulon Progo jauh
lebih tenang dibanding pusat kota.
Artinya, hotel ini lebih cocok
dijadikan basis sebelum atau sesudah perjalanan daripada untuk eksplorasi Kota
Yogyakarta setiap hari.
Siapa yang Cocok Menginap di Novotel Yogyakarta Airport?
Menurut saya hotel ini ideal
untuk:
·
peserta event di kawasan Bandara YIA,
·
wisatawan dengan penerbangan pagi,
·
keluarga yang ingin perjalanan lebih santai,
·
pekerja yang melakukan perjalanan dinas,
·
pasangan yang ingin staycation singkat,
·
dan pecinta road trip yang membawa kendaraan
pribadi.
Kalau Kamu datang menggunakan
mobil, akses menuju hotel juga mudah karena berada di jalur utama menuju
bandara.
Jadi, Apakah Saya Merekomendasikannya?
Ya.
Kalau ada teman bertanya
kepada saya mengenai Novotel Yogyakarta Airport Kulon Progo, saya tidak akan
langsung menjawab karena fasilitasnya lengkap atau karena hotelnya masih baru.
Saya akan menjawab karena
pengalaman menginapnya membuat perjalanan terasa jauh lebih santai.
Kami tidak perlu bangun tengah
malam demi mengejar jadwal acara. Grand Civic 90 kami juga bisa beristirahat
setelah perjalanan panjang, sementara kami menikmati tidur yang nyaman sebelum
memulai aktivitas keesokan harinya.
Bagi saya, hotel yang baik
bukan hanya menyediakan kamar untuk tidur, tetapi juga membuat perjalanan
menjadi lebih menyenangkan.
Kalau tujuanmu adalah mencari
hotel dekat Bandara YIA dengan kenyamanan hotel bintang empat, pelayanan yang
baik, dan suasana yang tenang, saya rasa Novotel Yogyakarta International
Airport Kulon Progo layak masuk daftar pilihan teratas.

.jpg)

Posting Komentar untuk "Ulasan Novotel Yogyakarta Airport Kulon Progo: Nyaman untuk Transit, Road Trip, atau Stay Sebelum Terbang?"
Posting Komentar