Ning Tidar: Hotel di Magelang Dekat Taruna Nusantara, Tapi Apakah Nyaman?

Mencari hotel di Magelang dekat Taruna Nusantara sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, mencari penginapan yang benar-benar nyaman untuk beristirahat kadang menjadi cerita yang berbeda. Pengalaman itulah yang saya rasakan saat menginap di Ning Tidar beberapa waktu lalu.

Waktu itu saya dan suami harus menghadiri sebuah acara di Magelang. Karena agenda datang cukup mendadak, kami baru memesan hotel beberapa hari sebelum keberangkatan. Pilihan akhirnya jatuh ke Ning Tidar karena lokasinya cukup dekat dengan kawasan Taruna Nusantara dan rumah saudara kami juga berada di area sekitar sana.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya saya melewati hotel tersebut. Dari beberapa kali lewat, hotel ini terlihat cukup sepi. Karena itu saya sempat berpikir suasananya mungkin akan tenang dan nyaman untuk istirahat satu malam. Namun ternyata saat hari kami datang, suasananya justru cukup ramai.

Sumber Gambar: penginapanborobudur.blogspot.com


Datang Saat Cuaca Magelang Sedang Panas

Kami tiba di hotel sekitar siang hari, tepat saat cuaca Magelang terasa panas dan cukup menyengat. Padahal biasanya saya selalu membayangkan Magelang dengan udara adem dan sejuk. Mungkin karena sedang musim kemarau, suasananya terasa lebih gerah dibanding ekspektasi saya.

Karena belum waktunya check-in, kami harus menunggu sebentar di area hotel. Tidak terlalu lama memang, tapi dalam kondisi badan lelah setelah perjalanan, saya mulai memperhatikan suasana sekitar dengan lebih detail.

Konsep hotel ini cukup sederhana. Area parkir menyatu langsung dengan deretan kamar. Jadi mobil bisa diparkir tepat di depan kamar atau sangat dekat dengan akses kamar. Untuk sebagian orang, konsep seperti ini mungkin praktis karena tidak perlu berjalan jauh membawa barang bawaan.

Saat malam hari, saya baru sadar ternyata hampir semua area parkir di depan kamar terisi penuh. Hotel terlihat jauh lebih ramai dibanding kesan yang selama ini saya lihat dari luar.

 

Lokasi Hotel yang Strategis Dekat Taruna Nusantara

Untuk tamu yang memiliki acara di sekitar SMA Taruna Nusantara, lokasi seperti ini memang terasa praktis karena tidak perlu menghadapi perjalanan terlalu jauh dari pusat kota.

Kebetulan rumah saudara kami juga berada di area dekat Taruna Nusantara, jadi akses menuju hotel terasa cukup familiar. Kawasan sekitar Hotel Ning Tidar sendiri menurut saya punya suasana yang lebih tenang dibanding area pusat kota Magelang yang lebih ramai kendaraan dan aktivitas.

Karena tujuan kami memang hanya menginap semalam untuk menghadiri acara di Magelang, memilih hotel di Magelang dekat Taruna Nusantara terasa menjadi opsi paling masuk akal. Apalagi pemesanan dilakukan cukup mendadak beberapa hari sebelum keberangkatan, sehingga kami lebih memprioritaskan lokasi dibanding eksplor hotel yang terlalu jauh.

Meski begitu, lokasi strategis ternyata memang menjadi salah satu nilai plus hotel ini. Untuk orang tua siswa, tamu acara sekolah, atau keluarga yang punya keperluan di sekitar Taruna Nusantara, posisi hotel seperti Ning Tidar cukup membantu karena aksesnya relatif mudah dijangkau.

 

Kesan Pertama Saat Masuk Kamar

Sumber gambar dari channel Youtube Ning Tidar Hotel


Kebetulan kami mendapatkan kamar yang posisinya agak masuk ke dalam. Letaknya berada di dekat area dapur atau kantin hotel. Dugaan saya, karena hotel sedang cukup penuh dan mungkin keesokan harinya ada acara tertentu yang menggunakan banyak kamar, akhirnya kami mendapat kamar di area bagian dalam.

Kesan pertama saat masuk sebenarnya kurang nyaman.

Ruangan terasa cukup sempit dan agak pengap. Bukan tipe kamar yang membuat saya langsung merasa rileks setelah perjalanan. Ada dua kursi di depan kamar, tetapi area tersebut tidak terasa nyaman untuk duduk santai atau sekadar nongkrong sore.

Karena konsepnya tidak memiliki teras pribadi yang benar-benar terpisah, area depan kamar terasa menyatu dengan akses jalan menuju kamar lain dan area mushola kecil di dekatnya. Jadi suasananya lebih seperti area lalu-lalang dibanding ruang santai pribadi.

Saya sempat membayangkan mungkin pengalaman akan berbeda jika mendapat kamar di bagian depan. Kamar depan terlihat lebih terbuka karena langsung menghadap parkiran sehingga pencahayaan alami masuk lebih banyak. Sedangkan kamar yang kami dapat terasa lebih gelap karena posisinya agak masuk ke dalam.

Dan buat saya pribadi, pencahayaan kamar ternyata cukup memengaruhi kenyamanan menginap.

 

Review Kamar dan Pencahayaan

Hal lain yang langsung terasa adalah pencahayaan kamar yang kurang terang. Meski lampu sudah dinyalakan, suasana kamar tetap terasa redup. Untuk sebagian orang mungkin bukan masalah besar, tetapi saya termasuk tipe yang cukup sensitif dengan ambience ruangan.

Kamar yang terang biasanya memberi kesan lebih bersih, lega, dan nyaman. Sedangkan kamar yang terlalu redup justru membuat ruangan terasa lebih sempit dan sedikit sumpek.

Karena kami datang di siang hari dengan cuaca panas, saya berharap kamar bisa menjadi tempat untuk beristirahat sejenak sebelum malam tiba. Namun suasana kamar justru tidak terlalu mendukung untuk rebahan santai atau menikmati waktu istirahat.

Akhirnya kami lebih banyak keluar kamar dan hanya kembali ketika benar-benar ingin tidur malam.

 

Pengalaman Menggunakan Kamar Mandi

Bagian yang paling mengganggu selama menginap justru datang dari kamar mandi.

Area toilet dan shower di kamar ini tidak dipisah. Jadi konsepnya kamar mandi basah secara keseluruhan. Setelah digunakan mandi, lantai kamar mandi otomatis menjadi basah semua.

Masalahnya bukan hanya itu.

Dari lubang saluran kamar mandi muncul aroma yang cukup tidak enak. Awalnya saya mencoba mengabaikannya, tetapi semakin malam aromanya semakin terasa dan mulai mengganggu kenyamanan di kamar.

Akhirnya saya memutuskan memanggil layanan kebersihan hotel untuk membantu mengatasi bau tersebut.

Petugas datang dan mencoba membersihkan area kamar mandi malam itu. Setelah dibersihkan memang sedikit lebih baik. Setidaknya aromanya berkurang sehingga kami masih bisa beristirahat malam dengan lebih nyaman.

Sayangnya keesokan paginya aroma tersebut mulai muncul lagi.

Menurut saya, bagian ini cukup penting untuk diperhatikan oleh pihak hotel karena kamar mandi adalah salah satu faktor utama yang menentukan kenyamanan tamu. Banyak orang mungkin bisa memaklumi ukuran kamar yang sederhana, tetapi aroma kurang nyaman dari kamar mandi biasanya sulit diabaikan.

 

Suasana Malam di Area Hotel

Meski sebelumnya saya mengira hotel ini cukup sepi, malam itu suasananya ternyata ramai. Hampir semua parkiran di depan kamar terisi kendaraan tamu.

Karena konsep kamar saling berdekatan dan akses jalan menyatu, suasana malam terasa cukup aktif. Aktivitas tamu lain masih cukup terdengar dari luar kamar.

Selain itu, karena posisi kamar kami dekat area dapur atau kantin, terkadang aroma masakan maupun sisa aktivitas cuci piring masih tercium sampai area kamar. Tidak terlalu ekstrem, tetapi cukup terasa terutama ketika area sekitar sedang aktif digunakan.

Bagi tamu yang hanya butuh tempat tidur semalam mungkin hal ini tidak terlalu menjadi masalah. Namun untuk yang mencari suasana tenang dan nyaman untuk healing atau staycation santai, pengalaman menginapnya mungkin akan terasa berbeda.

 

Layanan Sarapan Pagi di Hotel

Saat booking, sebenarnya tersedia pilihan sarapan. Namun saya dan suami memutuskan tidak mengambil layanan breakfast.

Alasannya sederhana: kami sudah cukup hafal kuliner di Magelang.

Karena sering datang ke kota ini, rasanya lebih menarik menikmati sarapan di luar hotel dibanding makan di penginapan. Apalagi tujuan kami memang hanya menginap satu malam sebelum melanjutkan aktivitas lain.

Jadi pagi harinya kami memilih keluar mencari makanan sendiri sambil menikmati suasana Magelang.

Dan menurut saya, kalau menginap di Kota Magelang memang lebih seru menikmati kuliner lokal dibanding hanya stay di hotel.

 

Apakah Ning Tidar Worth It?

Kalau ditanya apakah hotel ini layak dipilih, jawabannya tergantung kebutuhan masing-masing tamu.

Kelebihan utamanya memang ada di lokasi. Untuk yang memiliki keperluan di sekitar Taruna Nusantara, lokasi Ning Tidar cukup strategis dan mudah dijangkau.

Konsep parkir yang langsung dekat kamar juga praktis untuk tamu keluarga atau yang membawa banyak barang.

Namun untuk kenyamanan kamar, pengalaman saya pribadi masih kurang memuaskan.

Mulai dari kamar yang terasa gelap, suasana yang agak sumpek, hingga masalah aroma kamar mandi menjadi beberapa hal yang cukup memengaruhi pengalaman menginap kami.

Meski begitu, saya juga sadar pengalaman hotel bisa sangat subjektif. Bisa jadi tamu lain yang mendapat kamar berbeda justru memiliki pengalaman yang lebih nyaman dibanding kami.

Karena itu saya merasa penting menulis review secara jujur seperti ini. Bukan untuk menjatuhkan hotel, tetapi agar pembaca yang sedang mencari hotel di Magelang dekat Taruna Nusantara memiliki gambaran yang lebih realistis sebelum memesan kamar.

Posting Komentar untuk "Ning Tidar: Hotel di Magelang Dekat Taruna Nusantara, Tapi Apakah Nyaman?"