Bedanya Kamar Deluxe dan Superior: Jangan Sampai Salah Pilih Saat Booking Hotel
“Kenapa harga kamar deluxe lebih mahal dibanding superior?”
Pertanyaan itu dulu sering
banget kudengar waktu masih bekerja di bank. Apalagi saat harus booking hotel
untuk tamu kantor atau petinggi yang datang dari luar kota. Ada yang merasa
semua kamar hotel itu sama saja, yang penting ada tempat tidur dan AC. Tapi
setelah beberapa kali melihat langsung perbedaannya, aku baru sadar kalau
detail kecil dalam tipe kamar ternyata bisa sangat memengaruhi pengalaman
menginap seseorang.
Lucunya, banyak orang
sebenarnya belum benar-benar paham bedanya kamar deluxe dan superior. Bahkan
ada yang mengira deluxe pasti jauh lebih mewah seperti suite room, padahal
belum tentu juga. Karena tiap hotel punya standar berbeda.
Makanya, sebelum asal pilih
kamar hanya karena tergoda harga murah atau nama yang terdengar keren, lebih
baik pahami dulu apa saja perbedaan kamar superior dan deluxe supaya tidak
kecewa setelah check in.
![]() |
| Ilustrasi bedanya kamar deluxe dan superior (by Chatgpt) |
Bedanya Kamar Deluxe dan Superior Secara Umum
Kalau dijelaskan secara
sederhana, kamar superior biasanya merupakan tipe kamar standar yang sedikit
lebih baik dari standard room biasa. Sedangkan kamar deluxe berada satu tingkat
di atas superior.
Perbedaan ini umumnya terlihat
dari:
- Ukuran kamar
- Fasilitas di dalam kamar
- View atau pemandangan
- Desain interior
- Lokasi kamar di hotel
- Kenyamanan keseluruhan
Meski terdengar sederhana, perbedaan kecil itu sering cukup terasa saat menginap. Terutama kalau menginap lebih dari satu malam.
Ukuran Ruangan Jadi Salah Satu Pembeda Utama
Salah satu bedanya kamar
deluxe dan superior yang paling mudah terlihat adalah ukuran kamarnya.
Kamar superior biasanya
memiliki ukuran yang lebih compact. Cocok untuk tamu yang hanya butuh tempat
istirahat sederhana selama perjalanan bisnis atau liburan singkat.
Sementara kamar deluxe umumnya
lebih luas.
Tambahan ruang ini kadang
terlihat sepele, tapi saat sudah berada di kamar, efeknya cukup terasa. Ruangan
terasa lebih lega, tidak sumpek, dan lebih nyaman untuk bergerak.
Apalagi kalau membawa koper
besar, traveling bersama pasangan, atau menginap bersama anak.
Aku pernah merasakan sendiri
bagaimana kamar yang terlalu sempit bisa membuat badan terasa lebih cepat
lelah. Terutama setelah aktivitas panjang seharian.
Kadang kenyamanan bukan soal
kemewahan, tapi soal ruang untuk bernapas.
Interior Kamar Deluxe Biasanya Lebih Menarik
Selain ukuran, desain interior
juga jadi pembeda.
Kamar superior biasanya dibuat
dengan desain standar hotel. Furniturnya cukup lengkap, tapi sederhana.
Sedangkan kamar deluxe sering
dibuat lebih estetik dan terasa premium.
Mulai dari pilihan warna
ruangan, kualitas pencahayaan, sofa tambahan, meja kerja yang lebih nyaman,
hingga dekorasi kamar mandi biasanya dibuat sedikit lebih eksklusif.
Beberapa hotel bahkan
memberikan sentuhan kecil seperti:
- Coffee maker
- Mini bar lebih lengkap
- Smart TV
- Jendela lebih besar
- Area duduk tambahan
Hal-hal kecil seperti itu
sebenarnya bukan kebutuhan utama. Tapi saat sedang ingin staycation atau
healing sebentar dari rutinitas, detail seperti itu justru bikin pengalaman
menginap terasa berbeda.
View Kamar Sering Jadi Pembeda
Kalau pernah melihat pilihan
kamar hotel dengan tulisan “city view”, “mountain view”, atau “pool view”, nah
itu juga sering menjadi bagian dari perbedaan superior dan deluxe.
Kamar superior biasanya berada
di area standar hotel dengan view biasa.
Sedangkan deluxe sering
ditempatkan di posisi yang lebih nyaman atau memiliki pemandangan lebih bagus.
Memang tidak semua orang
peduli soal view. Tapi buat sebagian orang, melihat lampu kota dari jendela
hotel di malam hari atau menikmati pemandangan gunung saat pagi bisa menjadi
pengalaman yang menyenangkan.
Aku termasuk tipe orang yang suka suasana seperti itu.
Kadang hanya duduk dekat
jendela hotel sambil minum kopi saja sudah cukup membuat pikiran terasa tenang.
![]() |
| Ilustrasi by Chatgpt |
Fasilitas Kamar Deluxe Lebih Lengkap
Bedanya kamar deluxe dan
superior berikutnya ada di fasilitas.
Meski tergantung kebijakan
masing-masing hotel, deluxe biasanya memiliki fasilitas tambahan dibanding
superior.
Contohnya:
|
Superior |
Deluxe |
|
Ukuran
Standar |
Lebih
luas |
|
Fasilitas
basic |
Fasilitas
lebih lengkap |
|
Interior
Sederhana |
Interior
lebih premium |
|
View
biasa |
View
lebih menarik |
|
Harga
lebih murah |
Harga
lebih mahal |
![]() |
| Ilustrasi by Chatgpt |
Beberapa hotel juga memberikan
bonus tambahan untuk tipe deluxe seperti:
- Free snack
- Bathrobe
- Amenities premium
- Late check out
- Akses lounge tertentu
Memang tidak selalu ada, tapi biasanya deluxe dibuat agar tamu merasa lebih nyaman dibanding tipe standar.
Perbedaan Harga Kamar Deluxe dan Superior
Karena fasilitas dan
kenyamanannya berbeda, harga kamar deluxe tentu lebih mahal dibanding superior.
Selisihnya bervariasi.
Ada hotel yang hanya berbeda
Rp100 ribuan. Tapi ada juga yang selisihnya bisa mencapai Rp300 ribu hingga
Rp500 ribu per malam.
Kalau hanya menginap semalam
untuk tidur saja, superior sebenarnya sudah cukup.
Tapi kalau ingin menikmati
hotel sebagai bagian dari pengalaman liburan, deluxe sering terasa lebih worth
it.
Apalagi kalau sedang ingin
self reward.
Kadang kita memang butuh ruang
nyaman untuk berhenti sebentar dari rutinitas yang terlalu ramai.
Apakah Kamar Superior Jelek?
Tentu tidak.
Banyak orang salah paham dan
menganggap superior berarti kamar “murahan”. Padahal tidak seperti itu.
Superior tetap nyaman dan
layak untuk menginap.
Bahkan di beberapa hotel
bintang 4 atau bintang 5, kamar superior sudah terasa sangat bagus.
Hanya saja, deluxe menawarkan
kenyamanan tambahan.
Jadi sebenarnya pilihan
kembali ke kebutuhan masing-masing.
Kalau tujuan utama hanya untuk
istirahat setelah seharian jalan-jalan, superior sudah cukup.
Tapi kalau ingin pengalaman
menginap yang lebih santai dan nyaman, deluxe bisa jadi pilihan lebih baik.
Kapan Sebaiknya Memilih Kamar Superior?
Kamar superior cocok dipilih
jika:
- Budget terbatas
- Menginap singkat
- Perjalanan bisnis
- Jarang berada di kamar hotel
- Traveling solo
Aku pribadi cukup sering
memilih superior kalau memang hanya butuh tempat tidur nyaman semalam. Contohnya kalau di Magelang aku lebih sering ke Hotel Citihub dan Hotel Catur dengan pilihan kamar superior.
Karena terkadang kita memang
lebih banyak menghabiskan waktu di luar hotel.
Daripada membayar mahal untuk
fasilitas yang tidak dipakai.
Kapan Sebaiknya Memilih Kamar Deluxe?
Sedangkan kamar deluxe cocok
untuk:
- Staycation
- Honeymoon
- Liburan keluarga
- Menginap lebih dari satu malam
- Self healing
- Work from hotel
Kamar yang lebih lega memang
membuat suasana hati terasa berbeda.
Terutama buat orang yang mudah
stres dengan ruangan sempit atau suasana terlalu padat.
Kadang tambahan biaya sedikit
justru terasa sepadan dengan kenyamanan yang didapat.
Kenapa Nama Tipe Kamar Hotel Bisa Berbeda?
Hal yang sering bikin bingung
adalah tiap hotel punya standar sendiri.
Ada hotel yang superior-nya
sudah sangat bagus.
Ada juga hotel yang deluxe-nya
biasa saja.
Bahkan urutan tipe kamar pun
bisa berbeda-beda, misalnya:
- Standard Room
- Superior Room
- Deluxe Room
- Executive Room
- Suite Room
Atau ada juga hotel yang
memakai istilah:
- Premier
- Grand Deluxe
- Club Room
- Junior Suite
Karena itu jangan hanya
terpaku pada nama kamar.
Lebih baik lihat detail
fasilitas, ukuran ruangan, dan foto asli kamar sebelum booking.
Tips Memilih Kamar Hotel Supaya Tidak Salah
Supaya tidak kecewa saat check
in, ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan:
1. Lihat Ukuran Kamar
Cek luas kamar dalam meter
persegi.
Kadang selisih 5 meter saja
sudah cukup terasa.
2. Baca Review Tamu
Review tamu biasanya lebih
jujur dibanding foto promosi hotel.
Terutama soal kebersihan,
kenyamanan kasur, dan kondisi kamar sebenarnya.
3. Perhatikan Fasilitas
Jangan hanya lihat nama tipe
kamar.
Bandingkan fasilitasnya satu
per satu.
4. Sesuaikan dengan Kebutuhan
Kalau hanya transit semalam,
superior sudah cukup.
Tapi kalau ingin menikmati
suasana hotel, deluxe bisa lebih nyaman.
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Jawabannya tergantung
kebutuhan dan budget.
Kalau mencari harga hemat dan
hanya butuh tempat istirahat, superior sudah sangat cukup.
Tapi kalau ingin pengalaman
menginap yang lebih nyaman dengan ruangan lebih lega dan fasilitas lebih
lengkap, deluxe jelas lebih unggul.
Sekarang aku justru merasa
memilih kamar hotel itu mirip seperti memilih cara kita ingin beristirahat.
Ada kalanya kita hanya butuh
tidur sebentar sebelum melanjutkan perjalanan. Tapi ada juga masa ketika tubuh
dan pikiran benar-benar ingin diberi ruang nyaman untuk tenang.
Dan memahami bedanya kamar
deluxe dan superior membantu kita menentukan pilihan yang paling sesuai, bukan
hanya untuk budget, tapi juga untuk kebutuhan diri sendiri.



Posting Komentar untuk "Bedanya Kamar Deluxe dan Superior: Jangan Sampai Salah Pilih Saat Booking Hotel"
Posting Komentar